Bagaimana Cara Memilih Supelmen Herbal Yang Aman?

Suplemen Herbal Apakah Yang Kalian Ketahui? Ginkgo biloba yakni berfungsi untuk menjaga daya ingat, bawang putih yang berfungsi untuk mengurangi tekanan darah, atau Echinacea yakni berfungsi untuk mencega flu pada umumnya suplemen herbal yang berasal dari tumbuhan. Tumbuan banyak di jadikan bahan untuk tujuan pengobatan. Naming, suplemen belum melewati pengawasan ilmiah yang di atur secara ketat sebagai bahan obat.
suplemen
Di Indonesia suplemen / obat herbal terbagi mmenjadi 4 jenis:
– Obat tradisional
Obat tradisional iyalah sebuah bahan atau ramuan yang berupa bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, seediaan sarian (galenik) atau campuran dari bahan tadi, yang secara turun temurun telah digunakn untuk pengobatan berdasarkan pengalaman. Misalnya seperti jamu godong atau pembuatan obat tradisional dirumah.
– Obat herbal terstandar
Obat terstandar yakni persediaan obat bahan alam yang telah dibuktikan keamanan dan khasiatnya secara ilmiah dengan uji praklinik dan bahan bakunya telah di standarisasi.
– Fitofarmaka
Fitofarma iaylah sediaan obat bahan alami yang telah dibuktikan keamanannya dan khasiatnya secara ilmiah melalui uji praklinik dan uji klinik, produk jadi dan bahan bakunya yang telah distandarisasi.
– Sediaan gelenik/Ekstrak
Sediaan galenek atau ekstrak iyalah sediaan kering, kental, atau cair yang dibuat dengan menyari simplisia nabati / hewani menurut cara yang cocok. Diluar pengaruh cahaya matahari secara langsung.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika akan mengkomsumsi sebuah suplemen herbal:
– Dapatkan suplemen herbal di sebuah tempat yang terjamin, iyalah di apotik.
Penyimpanan obat atau suplemen lebih terjamin sehingga suplemen yang diterima dalam kondisi yang baik.
– Jangan lupa perhatikan informasi yang berada di brosur dan kemasan. Pahami dulu komposisi suplemen herbal yang akan dikonsumsi. Jika ada komposisi yang tidak dimengerti maka konsultasikanlah kepada Dokter atau Apotiker.
– Pastikan suplemen herbal yang akan di konsumsi sudah memiliki jizin dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (PBOM) baca juga artikel lainnya di online 24 jam
– Mengikuti rekomendasi dokter atau apotiker tentang penggunaan obat atau suplemen herbal yang akan di konsumsi.
– Melakukan pemantauan terhadap tubuh dengan hanya menggunakan 1 jenis suplemen herbal untuk memastikan efektifasinya pada tubuh.
Beberapa orang yang mempunyai kondisi khusus harus melakukan konsultasi terlebihdahulu ke Dokter, meliputi:
– Sedang mengkomsumsi obat yang di resepkan oleh dokter atau obat yang bisa dibeli tanpa resep dari dokter. Beberapa bahan yang bisa memberikan efek sampiung yang serius jika berinteraksi dengan obat medis. Maka berkonsultasilah terlebih dahulu ke dokter sebelum mengkomsumsi obat / suplemen herbal.
– Sedang pada kondisi yang hamil atau menyusui. Obat yang aman di konsumsi oleh orang dewasa belum tentu aman buat dikonsumsi oleh wanita yang sedang hamil atau menyusui. Berkonsultasi lah kepada dokter agar bahan herbal yang akan di gunakan dapat dipastikan aman dikonsomsi.
– Akan mengalami atau setelah mengalami operasi pembedahan. Banyak suplemen herbal yang dapat menurunkan efektivitas obat bius atau anastesi atau menyebabkan komplikasi berbahaya semacam pendarahan atau peningkatan tekanan darah. Berkonsultasilah kepada dokter agar dapat memastikan bahwa obat herbal yang di konsumsi tidak mempengaruhi proses pembedahan dan setelah proses pembedahan.
– Seseorang yang usia di bawah usia 18 tahun atau di atas 65 tahun. Beberapa suplemen herbal sudah mengalami pengujian dan dinyatakan aman untuk anak-anak. Tetapi kemungkinan dapat dimetabolisme berbeda kepada orang yang sudah lanjut usia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *