Bahaya Benjolan Di Leher

Bahaya Benjolan Di Leher

Bahaya Benjolan Di Leher – Beberapa orang mungkin pernah mempunyai benjolan di leher. Benjolan tersebut dapat terasa sakit atau tidak memunculkan nyeri sama sekali saat dipegang. Teksturnya juga bisa jadi keras atau lembek. Dan yang menjadi pertanyaan, apakah benjolan tersebut berbahaya?

Bahaya Benjolan Di Leher

Secara umum, penyebab benjolan di leher tidak berbahaya. Namun pemeriksaan secara teliti tetap harus dilakukan karena boleh jadi benjolan tersebut merupakan tanda dan gejala dari penyakit serius.

Berikut merupakan beberapa penyebab benjolan dileher :

  • Ada pembengkakan kelenjar tiroid

Kelenjar yang bentuknya mirip dengan kupu kupu ini terletak di leher, tepatnya di depan tenggorokan. Biasanya kelenjar tiroid tak tampak namun karena ada beberapa sebab kelenjar tersebut bisa menjadi bengkak dan memunculkan benjolan di leher yang sering disebut gondok. Pembengkakan tersebut dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti kelenjar kurang atau terlalu aktif, kekurangan yodium dan juga kanker tiroid.

  • Pembengkakan kelenjar getah bening

Biasanya pembengkakan terjadi saar tubuh Anda mengalami infeksi seperti infeksi gigi, infeksi tenggorokan, campak, pilek, autoimun, TBC, dan sifilis. Benjolan bisa mengempis dengan sendirinya saat kondisi kesehatan membaik.

  • Batu di kelenjar ludah

Bahan kimia yang ada dalam air liur kadang-kadang bisa mengendap lalu membentuk batu kecil. Batu tersebut dapat menyumbat aliran air liur kedalam mulut Anda. Keadaan ini bisa sebabkan pembengkakan di leher.

  • Kista

Pegang benjolan di leher Anda. Bila bentuknya kecil dan terasa seperti kacang serta bergeser dibawah kulit jika ditekan. Boleh jadi benjolan yang terjadi disebabkan oleh kista jinak. Namun, Anda tak perlu cemas karena kemungkinan benjolan bisa hilang tanpa bantuan pengobatan.

  • Kanker

Anda sangat beresiko untuk mempunyai benjolan yang sifatnya kanker bila menjalani pola hidup yang tak sehat seperti misalnya mengonsumsi alkohol dan merokok. Umumnya muncul kanker tenggorok, mulut, pita suara dan juga lidah dapat menyerang seseorang yang menerapkan kebiasaan-kebiasaan buruk ini. Bukan hanya itu, benjolan di leher juga dapat menjadi tanda bahwa Anda menderita leukemia, kanker paru paru atau kanker payudara. Resiko terkena kanker akan jauh lebih tinggi bila Anda berusia 40 tahun keatas.

  • Skin tag/pertumbuhan kulit berlebih

Ini merupakan kondisi saat kulit sering bergesekan dengan kulit dibagian lain atau bergesekan dengan pakaian. Sehingga kulit ditumbuhi semacam daging kecil yang berwarana kecoklatan mirip dengan kutil. Keadaan ini umum terjadi, tidak berbahaya, tidak memunculkan rasa nyeri, dan dapat hilang dengan sendirinya. Siapa pun bisa mengalaminya, terlebih mereka penderita obesitas, diabetes, wanita hamil dan juga orang tua bisa lebih umum mempunyai skin tag.

Setelah Anda mengetahui hal yang menjadi penyebabnya, dokter akan memberikan pengobatan tepat untuk benjolan yang diderita oleh Anda. Umumnya benjolan di leher tak berbahaya. Tapi tak ada salahnya untuk melakukan pemeriksaan diri pada dokter bila ada kejanggalan pada benjolan tersebut. Deteksi dini mampu mencegah bahaya mematikan yang muncul akibat benjolan.

Sumber: http://www.beritaharianmu.com/cara-mengobati-benjolan-di-leher-secara-alami/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *