Mesin Absensi Biometrik

Mesin absensi biometrik menawarkan berbagai kelebihan yang tidak dimiliki oleh mesin absensi lainnya. Mesin absensi semacam ini berbeda dengan mesin absensi yang menggunakan sistem clock-in dan clock-out. Sistem mesin absensi tersebut memerlukan kartu absensi. Sedangkan sistem absensi ini tidak mengharuskan karyawan untuk membawa apapun.

Biometrik merupakan penanda data yang ada pada tubuh seseorang. Biasanya, penanda data yang digunakan berupa sidik jari. Beberapa sistem yang lebih canggih juga menggunakan deteksi wajah. Baik wajah maupun sidik jari sangat sulit untuk dipalsukan. Hal ini dikarenakan sidik jari seseorang tidak akan sama dengan sidik jari orang lain. Seberapa efektifkah sistem absensi ini apabila dibandingkan dengan mesin absensi konvensional yang menggunakan sistem clock-in?

Mesin Absensi Biometrik vs Sistem Clock-in

1 ) Aman

Keamanan merupakan faktor penting yang perlu dipertimbangkan dalam absensi kehadiran karyawan. Penggunaan kartu kehadiran pada sistem clock-in bisa dibilang tidak efisien. Seorang karyawan yang tidak datang tepat waktu, bisa saja menitipkan kartunya untuk dimasukkan ke dalam perangkat kepada karyawan lain yang datang tepat waktu. Akan tetapi, sistem biometrik tidak memungkinkan untuk melakukan hal tersebut. Seseorang tentunya tidak dapat menitipkan sidik jarinya kepada orang lain untuk dideteksi sensor pada perangkat absensi biometrik.

2 ) Praktis

Proses pengecekan presensi pada mesin absensi biometrik juga jauh lebih praktis dibandingkan dengan perangkat presensi clock-in. Pada sistem clock-in, Anda perlu memeriksa satu per satu kartu absensi setiap karyawan untuk memastikan mereka datang tepat pada waktu yang sudah ditentukan sebelumnya. Akan tetapi, sistem biometrik menggunakan teknologi digital yang jauh lebih efisien. Data dapat diunduh dan dianalisa dengan lebih praktis.

3 ) Efisien

Soal efisiensi, baik mesin absensi biometrik maupun perangkat clock-in dapat dibandingkan dengan mudah. Karena tidak perlu menggunakan kartu absensi, sistem biometrik hanya menggunakan sidik jari. Kartu absensi karyawan bisa saja tertinggal di rumah meskipun sudah datang. Sementara itu, Anda tidak perlu khawatir hal ini terjadi pada Anda ketika menggunakan sistem biometrik. Penanda data identitas Anda yang berupa sidik jari dan wajah selalu Anda bawa kemanapun juga.

4 ) Ringkas

Perangkat pada mesin absensi biometrik hanya terdiri dari perangkat tersebut saja. Dengan demikian, Anda tidak perlu menghubungkannya dengan komputer. Data yang ada akan segera disimpan pada perangkat tersebut. Sedangkan pada sistem clock-in, Anda perlu mempersiapkan tempat khusus untuk menampung kartu absensi setiap karyawan. Setelah karyawan yang hadir memasukkan kartu absennya, kartu tersebut disimpan untuk dimasukkan kembali ke dalam perangkat sistem clock-in. tempat penyimpanan kartu absen ini tentunya akan memakan ruang pada kantor Anda, terlebih lagi apabila kantor Anda memiliki banyak karyawan.

5 ) Mudah

Penggunaan perangkant absensi yang menggunakan sistem biometrik juga terbilang mudah. Yang perlu Anda lakukan hanyalah menempelkan sidik jari Anda pada sensor yang telah disediakan. Dalam waktu kurang dari satu detik, kehadiran Anda sudah tererkam oleh sistem. Di sisi lain, sistem clock-in mengharuskan Anda menyimpan kartu absensi di tempat penyimpanan bersama dengan karyawan lain. Ketika sudah saatnya pulang, Anda masih perlu mencari kartu data Anda untuk dimasukkan ke dalam perangkat.

Itulah tadi beberapa alasan yang sebaiknya Anda pertimbangkan untuk mengganti sistem absensi clock-in dengan mesin absensi karyawan yang lebih modern. Penggunaan mesin absensi biometrik tidak hanya menjamin karyawan datang tepat waktu, namun juga meningkatkan produktivitas kerja. Harga dari setiap mesin tersebut tergantung dari fitur yang ditawarkannya.